Segala amarah membara
Tersimpan dalam di relung kalbu
Luka menganga itu
Gerkan jiwaku seakan tak ingin lepas dan diam
Perpaduan rasa itu
siksa batinku dengan nyalahnya
Rasa penuh bunga
layu sebelum berkembang
Perpaduan rasa itu nyata dalam jiwa
tanpa bentuk namun terasa
Aku biarkan perpaduan rasa itu
Kunikmati resonansi yang ada
Rasa hanyalah rasa
Kubiarkan kau menetap
Hingga kau pergi bersama masa