Kamis, 06 Agustus 2026

Cintailah Aku


Cintailah aku dengan segenap jiwa 


Jiwa itu abadi 

Tak pernah mati seperti hati

Tak pernah lupa seperti pikiran 


Hati itu berubah lalu berhenti

Tak sedalam jiwa


Pikiran itu mudah terlena 

Jika kau lihat hal lain maka kau lupa akan hadirku


Cintailah dengan jiwa 

Ada aku atau tidak 


Jiwamu dapat merasakan hadirku


Terinspirasi dari karya Jalaluddin Rumi

Agustus 2026 

Rabu, 15 Juli 2026

Hal


 



Tatapan kala mentari setinggi gala

aku mulai berkata pada jiwa

tentang segala hal yang mengura rasa 


hal pertama

hal kedua

hal ketiga

hal keempat

hal kelima 

hal keenam


banyak hal yang terjadi

6 hal itu yang mengusik jiwa


aku hanyalah manusia

terkungkung dalam pikirian dan rasa yang terbatas


pikirku hanyalah pikirku

hal pertama jika diselami maka tidak akan ada hal kedua sampai kelima


hal keenam itu qadarullah 

diluar kendali diri 


faktanya semua hal itu terjadi 


 aku seperti berada di tengah lautan 

lautan yang bergelombang

diri ini merasa sendiri 

padahal tak ada Ilahi yang selalu menyaksikan 

beserta malaikat dan setan-setan yang mencari kawan


Dalam gelombang lautan tak ahli berenang

aku timbul tenggelam

seakan lautan akan menarikku menuju dasarnya


aku tak kuat bernafas 

air laut itu seakan-akan menghalangi penafasanku


itulah rasaku akan keenam hal itu

aku masih di sini

niat berlari ada


Namun, siapa yang bisa lari dari amanah yang diberikan Ilahi?

maka aku tetap di sini 

mencari cahaya 

meniti jalan cahaya 






Rabu, 06 Mei 2026

Kesadaran Diri

 



Sayatan tak berdarah itu ada 

Tertumpuk kenangan, kisah dan kehilangan

Berjalan bersama masa dan raga 


Tak terasa hati dan akal


Hingga satu peristiwa bawaku pada emosi

memuncak

meledak 

 keluarlah semua lahar amarah itu 


Berakhir pada sakit tersayat di dada

Nafas tak beraturan


Aku bertanya-tanya

Ada apa? 


Ragaku telah beri tanda

Aku tak mampu baca


Peristiwa-peristiwa lain pun jadi arah hati 

Akal terus bertanya

Diri terus mencari


Pertanyaan itu butuh jawaban 


Doa tanya kepada Ilahi (Allah SWT) 

Hantarkan akal pada pertemuan maya


Tentang kenali rasa jiwa


Lalu aku temukan satu titik terang

Ada banyak sayatan dalam Sukma

Terlihat nyata


Setelah sekian purnama tertutup oleh manipulasi rasa

Hingga akal pun apatis 


kesadaran ini

Tunjukkan akal dan pikiran untuk berkolaborasi 

Menuju penerimaan

Atas segala ketentuan dan ketetapanNya

Menuju sikap bijaksana 

Menuju cintai diri sesuai syariatNya 


Jakarta, 7 Mei 2026









Senin, 09 Februari 2026

Metamorfosis

Oleh : NKITD




Ketika dinamika kehidupan menyapa

gejolak jiwa membara


Tak hanya itu

segala alfa tebuka menganga

ragu menyapa ke segala penjuru

lahirkan segala tanya atas eksistensi diri

dengan menarik diri


sekedar diam tanpa mendengar apa pun

selain suara alam 

angin

air hujan

suara-suara hewan kecil

kalam ilahi

dan 

seruan ilahi


sekedar diam lalu melihat

ikan yang berenang

langit biru

malam kelabu, berbulan dan berbintang

hijaunya dedaunan dan pepohonan


tanpa ingin 

disapa

ditanya


tanpa ingin

berkata

menyapa


segala pertanyaan batin

silih berganti


diripun lakukan validasi


lalu mulai 

mencari

menempuh

hingga titik temu 


tak cukup hingga titik temu

jalan masih panjang


diam itu pun mulai ku tinggalkan

menuju kejujuran diri 

tuk tempuh 

lalu lalui

dinamika ini


ikhtiar 

doa

tawakal

ridho

masih terus 

ditempuh dan lalui


bismillah

hati ini milik Allah

moga diri ini

dapat penuhi amanahNya

dengan ikhlas


Bogor, 10 Februari 2026

Jumat, 19 Desember 2025

Langit Biru

 


Aku ingin seperti langit 

Birunya tetap biru

Meski awan putih, kelabu atau pekat 

Datang silih berganti 

Kadang datang beriringan


Aku ingin seperti langit biru

Tetap di posisi meski saksikan

Hujan, angin, kilat dan perih 

Datang silih berganti 

Kadang datang beriringan 


Langit biru tetap membiru

Meski warna lain lebih sering mendominasi

Atau tak diundang berdampingan dengannya


Langit yang terlihat melangit 

Namun nyatanya kelagitan itu tetaplah langit



Segala bermuara pada sang pencipta

Segala maha atas segalanya

Allah Subhanawataala



Jakarta, 20 Desember 2025







Selasa, 28 Januari 2025

Baitullah




Oleh NKITD 


Musim dingin di kota bercahaya

mentari siang mengiringi perjalan kami menuju kota mulai

singgah sejenak  untuk miqat di masjid bir ali


perjalanan berlanjut diiringi kalimat talbiyah

di tengah jalan antara padang pasir yang satu dengan yang lain


terik mentari berganti dengan jingga 

lalu gelap malam menyapa

wilayah perkotaan menyapa


cahaya hijau dari zamzam tower 

tertangkap mata

rasa hati seolah tak sabar

meski lelah menyapa 

diri ini tetap terjaga


sejenak rehat 

lalu langkah kaki ini 

kembali melangkah menuju baitullah 


bersama langkah kaki lainnya

pakaian serba putih 

kalimat talbiyah

hantarkan diri ini 

melihat baitullah

laksanakan ibadah 

bersama yang tersayang

doa-doa kebaikan 

butiran air mata

harapan 

segala asa

tumpah 


langkah tawaf 

yang lapang

yang sempit

lalu lapang

lalu sempit


menyebut nama Mu ya Allah

seolah tak halangi kami laksanakan semuanya


lalu shalat dua rakaat

menyebutkan doa-doa kebaikan


minum air zam-zam


lanjut jalan dari safa marwah


jalan ini yang mengajarkan ketidakmudahan 

namun dengan izin Allah

selesai sudah

berakhir pada potong rambut


segala puji milik Allah

yang beri kesempatan insan beribadah di tanah suci 


Januari 2025





Minggu, 26 Januari 2025

Rindu yang Usai




Oleh : NKITD

Ilahi menuntuk langkah ini 
menapaki jejak nabi di tanah suci
gelap malam, cahaya bulan dan bintang 
jadi saksi bisu rasa rindu yang sebentar lagi terobati 
berziarah kemakam baginda Nabi

niat hati kenakan pakaian hijau ketika berziarah terijabah
kerikil  kecil terasa perih namun rindu ini
telah sampai pada baginda Nabi di taman-taman surganya
waktu seolah merangkak tak berlari

doa-doa kebaikan telah tersampaikan
keberadaan di taman surga pun usai

anugerah ini 
sungguh diluar ekspektasi

alhamdulillah
segala puji milik Ilahi 
Allah Swt 


Januari 2025