Tatapan kala mentari setinggi gala
aku mulai berkata pada jiwa
tentang segala hal yang mengura rasa
hal pertama
hal kedua
hal ketiga
hal keempat
hal kelima
hal keenam
banyak hal yang terjadi
6 hal itu yang mengusik jiwa
aku hanyalah manusia
terkungkung dalam pikirian dan rasa yang terbatas
pikirku hanyalah pikirku
hal pertama jika diselami maka tidak akan ada hal kedua sampai kelima
hal keenam itu qadarullah
diluar kendali diri
faktanya semua hal itu terjadi
aku seperti berada di tengah lautan
lautan yang bergelombang
diri ini merasa sendiri
padahal tak ada Ilahi yang selalu menyaksikan
beserta malaikat dan setan-setan yang mencari kawan
Dalam gelombang lautan tak ahli berenang
aku timbul tenggelam
seakan lautan akan menarikku menuju dasarnya
aku tak kuat bernafas
air laut itu seakan-akan menghalangi penafasanku
itulah rasaku akan keenam hal itu
aku masih di sini
niat berlari ada
Namun, siapa yang bisa lari dari amanah yang diberikan Ilahi?
maka aku tetap di sini
mencari cahaya
meniti jalan cahaya


