Senin, 09 November 2020

Ruang Itu

 

Oleh: NKITD


Kamu yang kokoh tak berbalut apapun

Sampai kamu yang kokoh berbalut warna-warni

 

Kamu yang beruang dua

Lalu beruang lima

Kemudian beruang delapan

 

Satu ruangmu mengusikku

Ruang  itu terekam ingat

 

Aku  rindu ruang itu

Bertanah, bersemen tanpa kerami putih, coklat, dan kuning.

 

Aku rindu satu ruangmu kala dulu

Ketika adzan magrib berkumandang

Enam sajadah terhampar di sana


Ketika lafal Ilahi terucap dan tertangkap indra pendengarku

Berlanjut dengan kata aamiin bersama 

Diakhiri dengan jabatan tangan penghapus noda kealfaan kala itu


Kini ruang itu beralih fungsi

Lafal ilahi tetap terucap dan terdengar namun tak bersamaan 

Sering terdengar sendirian dan berduaan 

Tak lebih dari itu



Edisi Revisi

Jakarta, 09 November 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar