Sayatan tak berdarah itu ada
Tertumpuk kenangan, kisah dan kehilangan
Berjalan bersama masa dan raga
Tak terasa hati dan akal
Hingga satu peristiwa bawaku pada emosi
memuncak
meledak
keluarlah semua lahar amarah itu
Berakhir pada sakit tersayat di dada
Nafas tak beraturan
Aku bertanya-tanya
Ada apa?
Ragaku telah beri tanda
Aku tak mampu baca
Peristiwa-peristiwa lain pun jadi arah hati
Akal terus bertanya
Diri terus mencari
Pertanyaan itu butuh jawaban
Doa tanya kepada Ilahi (Allah SWT)
Hantarkan akal pada pertemuan maya
Tentang kenali rasa jiwa
Lalu aku temukan satu titik terang
Ada banyak sayatan dalam Sukma
Terlihat nyata
Setelah sekian purnama tertutup oleh manipulasi rasa
Hingga akal pun apatis
kesadaran ini
Tunjukkan akal dan pikiran untuk berkolaborasi
Menuju penerimaan
Atas segala ketentuan dan ketetapanNya
Menuju sikap bijaksana
Menuju cintai diri sesuai syariatNya
Jakarta, 7 Mei 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar