Jumat, 17 Mei 2024

Insan



Oleh : NKITD


Janji insan untuk esakan Allah Swt di dunia diuji dengan aksesoris dzahirnya. 

Aksesoris dzahir yang tak dibutuhkan ruh yang murni

Namun diinginkan nafsu raga insan dan kedengkian makhluk

Insan miliki adimarga untuk dingin atau menata aksesoris batin yang sucikan raganya


Kala nafas raga diujung tutup usianya

Ingatlah ia akan janjinya


Lantas semua sia-sia bagi insan yang lalai pada janjinya

Tangisan dan kesabarannya tak menebus kesucian ragawinya 

Insan menuju penderitaan kekal sesungguhnya


Bagi insan yang istiqomah mensucikan ruh rohani dan ragawinya 

maka kebahagian kekal untuknya


Jumat, 26 April 2024

Kealfaan Kalbu




Oleh : NKITD


Gelap kalbu yang pekat ditemani segelas nafsu yang mengikat pikiran 

Ditambah sepi tanpa hadir insan, bisikan jahat menggoda semakin nyata

Atau di keramaian indra penglihatan namun memanas dalam palung jiwa melalui bisikan halus ke arah nafsu yang membara

Tanpa kenal tunggal atau pun jamak semua serasa sama, si penggoda yang patang menyerah selalu cari celah


Terus mengetuk relung-relung insan menuju satu tingkat yaitu merajai nafsu insan 

Kemudian menungganginya hingga insan alfa pada ayat-ayat yang dibaca dan dipahaminya

Alfa pada sunnah yang diteladai oleh Rasulnya

Alfa pada nurani kebaikan alaminya

Alfa pada kasih sayang yang nyata dari sekitarnya


Hingga dingin menerjang jiwa yang garang

Lalu insan akan bernada dalam  hatinya namun bisu dalam lisannya

Lalu nada itu mungkin tertulis pada rangkaian kata hatinya


 “Teruslah, belit paru-paruku  dengan belati lisanmu,

Biarkanlah aku dalam lautan lahar yang membeku

Kamu dan kamu”


Bahkan lebih dari itu 



Kamis, 04 Mei 2023

Kebersamaan Insan





 Oleh : NKITD 



Ketika ujian kebersamaan itu datang


Hati ini ingin tetap mengeggam

Namun, pikiran pilih lepaskan


Jika ia pangerah berkuda putihmu, ia akan kembali dan mengeggam jemari

Jika ia bukan pangeranmu, biarkan ia bersama masa depannya


Masa depannya pun datang memeluk erat ia bersama doa-doa yang tersayang


Hati ini pernah tak percaya

Lalu hancur berkeping-keping 

Sang Penguasa Rasa memeluk erat lalui pelukan  insan lainnya 


Sulit, hati ini masih terus menata kepingan-kepingan itu

Selangkah berjalan dan tertatih diiringi kehadiran dan doa-doa yang tersayang pula


Lalu, hati ini tempuh perjalanan cahaya di atas cahaya 


Menyelami makna kebersamaan yang tak abadi di dunia 

Menyelami makna kebersamaan kekal di akhirat


Akhirnya hati ini insyaf 

Bukankah kebersamaan itu anugerah?

Bukankah kebersamaan itu sebuah ibadah panjang? 


 Sang Penguasa hantarkan kebersamaan halal itu


Kebersamaan hati ini dengan segala kebaikan 

Kebaikan penuh keberkahan dari Sang Penguasa Rasa

Allah Subhanna Wata'ala








Senin, 09 November 2020

Bumi dan Langit

Oleh :  NKITD 

FEB UHAMKA



Hujan basahilah bumi

Hujan penghubung rindu

Rindu bumi untuk langit

Rindu langit untuk bumi

 



Bumi dan langit

 

Hujan perekat kasih

Perekat kasih bumi untuk langit

Perekat kasih langit untuk bumi

 

Bumi dan langit

Yang tak bersatu

Namun berpadu

 

Kini Bumi dengan dunianya

Lalu Langit dengan dunianya

 

Kini Bumi dan Langit

Tak bersatu

Tak berpadu

 

Namun

Hanya miliki kisah lalu

Untuk petik hikma

Demi sikap terbaik dunia baru Bumi dan Langit

 Jakarta, 7 September 2019

 

Kala


 


Oleh : NKITD

Feb Uhamka


Kala bergerak cepat

Bergegas tinggalkan detik

Menit, hari, bulan dan tahun

 

Insan harapkan

Kala sebagai tanda hikma sang khalik

 

Insan harap

Memetik hikma dari kala

 

Namun kala seolah tak rela

Insan memetik dengan Cuma

 

Aku kira, kala inginkan insan

Temukan satu nokta kebenaran

Dalam firman sang khalik

Dan titah Baginda Rasulullah

 

Ketika itu kala tersenyum pada insan

Lantas rela beri hikma

Ditambah kedewasaan

Dan kebijaksanaa

 

Aksara Tertulis

 Oleh : NKITD

 

Ketika lisan tak terucap

Ketika ucap tak terdengar

Ketika telinga enggan menangkap ribuan kata melalui alat ucap

Jenuh dengan kata sama yang tak berjedah

Jenuh dengan ucap yang tak teruji keabsahannya

Jenuh dengan kata bercampur emosi jiwa

Ketika alat dengar dan alat ucap berbenturan dengan umur manusia

Ketika alat ucap tak abadi, Ketika alat dengar nisbih

Buku hadir sebagai wakil insan di bumi

Untuk menyebarkan ilmu dan informasi

Untuk berbagi kisah hidup pribadi dan pelajaran di muka bumi

Untuk berbagi pemikiran, ajakan, pengaruh dan argumentasi

Buku peninggalan abadi insan yang tergenggap oleh masa

Terbaca manusia di zaman yang berbeda

Terjaga dalam kertad dan tinta hitam.

Menghidupkan pemikiran yang mati

Dan membuka pemikiran yang mati

Bekasi, 13 Mei 2015

Ruang Itu

 

Oleh: NKITD


Kamu yang kokoh tak berbalut apapun

Sampai kamu yang kokoh berbalut warna-warni

 

Kamu yang beruang dua

Lalu beruang lima

Kemudian beruang delapan

 

Satu ruangmu mengusikku

Ruang  itu terekam ingat

 

Aku  rindu ruang itu

Bertanah, bersemen tanpa kerami putih, coklat, dan kuning.

 

Aku rindu satu ruangmu kala dulu

Ketika adzan magrib berkumandang

Enam sajadah terhampar di sana


Ketika lafal Ilahi terucap dan tertangkap indra pendengarku

Berlanjut dengan kata aamiin bersama 

Diakhiri dengan jabatan tangan penghapus noda kealfaan kala itu


Kini ruang itu beralih fungsi

Lafal ilahi tetap terucap dan terdengar namun tak bersamaan 

Sering terdengar sendirian dan berduaan 

Tak lebih dari itu



Edisi Revisi

Jakarta, 09 November 2020