Saat malam hari di sebuah Sekolah Menengah Pertama pada acara perkemahan sabtu minggu. Anak-anak yang lain berada di lapangan sekolah sedang berbaris. Barisan inti dengan komando kakak Danis. Sedangkan aku, Arya dan Rahma berada di luar barisan inti bersama Kakak Maya.
Aku mulai mengantuk karena waktu menunjukkan
hampIr tengah malam. Rasa kantukku membuat mataku menangkap bayangan yang
bernuansa mistis. Rasa kantuk itu hilang ketika Arya mendapat perintah dari Kakak Maya untuk melantunkan adzan. Kenapa bisa demikian? Hal itu terjadi
karena aku mendengar suara gemulai Arya sedang melantunkan perintah kakak Maya.
Suara gemulainya terdengar demikian
Allahu
akbar, allahu akbar, ashaduallaillaillah, waashadu annamuhammadarasulullah,
hayya allasshola, hayya allal falah kodkomatishola, kodkomatishola, allahu
akbar, allahu akbar, laillaillah.
Kontan wajah
sangar lebih tepatnya tegas kak Maya pun berubah termasuk rasa kantukku. Aku
tertawa tertahan bersama Rahma mendengar adzan ala Arya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar